contoh RPP karya santri

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

( R P P )

Nama Sekolah     : SMA Raudhatul Fuqara’
Mata Pelajaran   : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester     : XI/Ganjil
Waktu                  : 4 x 45 menit
Aspek                   : Fiqh

  1. Standar Kompetensi

Memahami hukum Islam tentang mu’amalah

 

  1. Kompetensi Dasar
  1. Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam.
  2. Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam.
  3. Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Indikator Pencapaian Kompetensi  :
Indikator Pencapaian Kompetensi
 

  1. Menjelaskan pengertian mu’amalah.
  2. Menjelaskan asas-asas Transaksi ekonomi dalam Islam
  3. Menjelaskan contoh-contoh transaksi ekonomi dalam Islam dan mempraktikkannya.
  4. Menerapkan transaksi ekonomi dalam jual beli.
  5. Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam simpan pinjam.
  6. Menerapkan transaksi ekonomi dalam sewa-menyewa.
  1. Materi Pokok
    Hukum Islam tentang Mu’amalah

    • Pengertian Mu’amalah.
    • Asas-asas Transaksi Ekonomi dalam Islam dan Contohnya.
    • Penerapan Transaksi Ekonomi dalam Islam.

 

  1. Metode Pembelajaran:
  • Ceramah
  • Diskusi
  • Presentasi,
  • Tanya jawab.
  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa diharapkan mampu untuk :

  1. Menjelaskan pengertian mu’amalah.
  2. Menjelaskan asas-asas Transaksi ekonomi dalam Islam
  3. Menjelaskan contoh-contoh transaksi ekonomi dalam Islam dan mempraktikkan-nya.
  4. Menerapkan transaksi ekonomi dalam jual beli.
  5. Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam simpan pinjam.
  6. Menerapkan transaksi ekonomi dalam sewa-menyewa.
  7. Strategi Pembelajaran
Tatap Muka Terstruktur
  1. Guru menjelaskan tentang garis besar materi mu’amalah.
  2. Guru membagi kelas nenjadi kelompok-kelompok.
  3. Guru menjadi fasilitator bagi siswa saat jalannya diskusi di dalam kelas.
  4. Siswa berdiskusi membahas  Hukum Islam tentang Mu’amalah di dalam kelas.
  5. Siswa berdiskusi membahas Hukum Islam tentang Mu’amalah di luar kelas untuk mencari sumber-sumber lain.
  6. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok.
  7. Siswa bertanya jawab di dalam sesi Tanya jawab presentasi.
  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
    Kegiatan Awal
  • Guru-Siswa memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah       dan kemudian berdoá bersama sebelum memulai pelajaran.
  • Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan diajarkan dengan kompetensi dasar yang akan dicapai.
  1. Kegiatan Inti
    Dalam kegiatan inti, guru dan para siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut:
  2. Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang materi Hukum Islam tentang Mu’amalah :
  • Guru mengawali dengan mengajukan beberapa pertanyaan, contohnya: Pernahkah kalian mendengar orang lain berbicara tentang Mu’amalah meliputi (jual-beli, sewa menyewa, simpan pinjam , dll)?

Siapa diantara kalian yang pernah melakukan jual-beli?

  • Guru menunjuk siswa yang mengacungkan tangan bahwa siswa tersebut mengetahui dan pernah melakukan kegiatan tersebut untuk memberikan pendapatnya.
  • Guru menjelaskan Hukum Islam tentang Mu’amalah
  1. Kegiatan Akhir (Penutup)
  • Guru meminta siswa untuk meriview secara singkat materi yang telah di pelajari dan memberikan feed back kepada guru.
  • Guru menutup / mengakhiri pelajaran tersebut dengan membaca hamdalah/doa.
  • Guru mengucapkan salam kepada para siswa sebelum keluar kelas dan siswa menjawab salam.
  1. Penilaian
  • Tes tertulis
  • Keaktifan dalam diskusi.

 

  1. Bahan/Sumber Belajar
  • Buku pelajaran PAI SMA kelas XI

 

 

 

 

 

Mengetahui Kepala Sekolah

_________________________
NIP/NIK:

Guru Bidang Studi

_________________________
NIP/NIK:

     

 

CIRI CIRI TEMANNYA IBLIS 

Teman-teman iblis dari umat Nabi Muhammad saw :

1. Raja yang jahat.

2. Orang kaya yang sombong.

3. Pedagang yang berhianat.

4. Orang yang minum arak .

5. Tukang-tukang fitnah.

6. Orang yang suka zina.

7. Orang yang memakan harta anak yatim.

8. Orang yang mengangap ringan sholat.

9. Orang yang nggan membayar zakat.

10. Orang yang terlalu panjang angn-angan. Wallahu a’lam.  [Mujawib : Ustadz Nur Hamzah]


– Kitab Tanbihul Ghofilin (1/601) :

ثُمَّ  قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «وَمَنْ رُفَقَاؤُكَ  مِنْ أُمَّتِي» ؟ قَالَ: عَشَرَةٌ: أَوَّلُهَا: سُلْطَانٌ جَائِرٌ،  وَالثَّانِي: غَنِيٌّ مُتَكَبِّرٌ، وَالثَّالِثُ: تَاجِرٌ خَائِنٌ،  وَالرَّابِعُ: شَارِبُ الْخَمْرِ، وَالْخَامِسُ: الْقَتَّاتُ،  وَالسَّادِسُ: صَاحِبُ الزِّنَا، وَالسَّابِعُ: آكِلُ مَالِ الْيَتِيمِ،  وَالثَّامِنُ: الْمُتَهَاوِنُ بِالصَّلَاةِ، وَالتَّاسِعُ: مَانِعُ  الزَّكَاةِ، وَالْعَاشِرُ: الَّذِي يُطِيلُ الْأَمَلَ فَهَؤُلَاءِ  أَصْحَابِي وَإِخْوَانِي


Baca juga link seputar rokok http://www.piss-ktb.com/2012/04/1418-hukum-merokok.html


LINK ASAL :

http://www.fb.com/notes/1540136839342452


http://www.fb.com/groups/piss.ktb/1365348233487981/

Kesalahan orang tua, suram masa depan si anak

Orang tua merupakan tempat berpegang pertama bagi seorang anak. Namun, kita orang tua sering kali tidak menyadari akan hal tersebut. Mari kita fokus pada satu KESALAHAN kita orang tua dalam mendidik anak… 

Kebiasaan anak dalam menentukan sesuatu perkara yang membuat ia bingung, perkara tersebut akan ia kompromi dengan orang tuanya. Namun,  hal tersebut kadangkala kita sebagai orang tua salah menanggapi sikap si anak, dengan cara melepaskan keputusan yang si anak ingin kompromi dengan kita kepada diri si anak. Padahal tampa kita sadari kita telah melakukan 1 kesalahan, yang mana si anak tetap dalam posisi kebingungan dalam menentukan tujuannya. Sehingga apa yang terjadi?  Ia gagal dalam menggapai cita-cita nya,  di sebabkan ia salah dalam memilih yang di sebabkan kurangnya kesadaran dari kita orang tua. 

Contoh :

Disaat si anak tamat SMA.  Ia bertanya kepada orang tua nya.  Jalan mana yang lebih baik ia tempuh?  Kuliah, ngaji atau kerja?  

Jawab kita orang tua: terserah kamu aja! 

Tampa kita sadari si anak tetap pada posisi nya sebagai seorang anak yang sedang dalam kebingungan memilih masa depan.. Sehingga ia salah dalam memilih dan tidak sanggup menempuh pilihan nya. Dan ia pun menjadi Anak yang GAGAL. 

tentukan sikap si anak jika ia memintanya “

SANTRI DAN ISLAM

RASA DAN SASTRA SANTRI SEBAGAI MATA AIR KEHIDUPAN ISLAM

1 hari yang lalu



UMDAH.CO.Sastra selalu mudah diterima oleh hati siapa saja. Namun kini, penulis Islam dengan kemampuan sastra yang memikat jiwa sangatlah sedikit. Bahkan, masih ada diantara kita, kalangan santri, yang belum mengenalnya. Ah..siapa sih penulis itu? Bisakah kita menjadi bagian dari mereka ?.Tidak asing lagi bagi mereka yang suka menulis, bahwa membaca adalah jendela dunia. Jika demikian, maka penulis adalah pembentuk jendela dunia yang mengajak pembaca menemukan pengetahuan secara cepat dengan jendela itu. 


Jendela dunia ini, akan berbeda bentuk dengan sebab brbeda penulis. Jika seorang penulis islam, maka jendela yang terbentuk bernuansa islam. Sebaliknya, serang penulis barat maka jendela yang terbentuk bernuansa barat.Padahal, dunia penuh persaingan. Begitu pula dengan menulis. Kalau penulis islam redup semangatnya, maka penulis barat akan menguasai negeri kita.


Lantas, pantaskah para pejuang islam membiarkannya. Sungguh tiada pejuang lain lagi bagi kemenangan islam kecuali santri pesantren dengan dakwahnya.Tidak punahnya keilmuan islam di masa sekarang sangat erat kaitannya dengan tulisan-tulisan pendahulu kita. Sehingga pelajar pemula yang mencurahkan semangatnya demi memperoleh keilmuan islam memiliki khazanah tulisan untuk di pelajari.


Sekarang ini, keberadaan tulisan santri sangatlah penting. Karna dengan melihat perkembangan zaman metode dakwah bersifat tulisan ini agaknya cocok menemani kecanggihan media massa seperti facebook, twitter dan lainnya.Di tambah lagi pengetahuan palsu tentang islam, mulai banyak bertebaran melalui tulisan sekelompok orang setengah akal. Mereka mengambil buih-buih dari turunnya hujan dan mengatakan kepada orang-orang “ini adalah kebenaran sebenarnya. Percikkan tetesannya ke tanah mana saja, niscaya tongkat kayu menjadi tumbuhan baru.”


Lucunya, ada juga sebagian orang yang percaya. Padahal kehebata hujan sangatlah kuat. Hujan memberikan manfaat besar kepada manusia dan bersifat lama. Hujan senantiasa mengalir di lembah-lembah. Menyuburkan tanah-tanah, memunculkan tumbuhan hijau yang mengendalikan udara dan ahli sunnah wal jamaah adalah hujan itu.


Menulis itu mudah. Seorang penulis akan berkecimpung dengan pekerjaan memilih kata. Memilih kata adalah rasa, seni dan sastra. Pilihan kata seseorang mampu meninggikan martabat dan kedudukannya. Dengan pilihan kata pula, penulis memperoleh nilai baik atau buruk di mata pembaca. Karna itu, ada seorang bijak yang mengatakan “Pilihan kata adalah mahkota penulis. Besi ataukah emas mahkotamu ???.”Dalam menulis, kita memiliki pilihan kata masing-masing. Tentu pilihan kata ini tidak sekedar terucap tanpa di latari maksud. Melainkan pesan-pesan penggugah jiwa ikut menemaninya.Pilihan kata terencana dan terfikirkan secara matang, adalah aksi seni yang menjawab sebuah pertanyaan “Besi ataukah emas mahkotamu.”


Namun demikian, menulis bukan berarti mengetahui kaidah-kaidah penulisan sehingga pilihan kata bisa terbentuk dengan menarik. Menulis sesederhana goresan hati yang mnuncul atau tertulis dalam lembaran fikiran. Bukankah setiap rasa sakit yang di derita amatlah susah di sembunyikan ?, bukankah setiap rindu yang menggelora selalu sulit di kendalikan ? kalau menulis adalah rasa yang berada di hati, maka gerakan jemari bersama pena akan tersihir oleh rasa itu. Persis seperti rindu dan cinta yang memberikan kekuatan puitis kepada masing-masing pemiliknya.  Lagi-lagi, jika menulis adalah rasa yang berada di hati, bukankah perpaduan  yang sempurna saat bersama dengan kelembutan hati santri ? pasalnya, peradaban islam akan berkembang pesat. Merupakan hal yang tidak mustahil, saat orang-orang telah mengenal bahwa islam adalah air kehidupan.


Sesiapa yang mengetahui  cahaya menerangi, maka cahaya diikuti. Sesiapa yang tidak mengenal cahaya, maka cahaya dibiarkan saja. Sesiapa yang mengenal kemegahan islam. Maka islam diminati. Kalau pengetahuan islam punah keberadaannya mana mungkin islam di kenal mereka.Merperjuangkan keberadaan islam, janganlah menjadi cerita masa lalu saja. Kita harus mampu bersaing. Mengimbangi tulisan-tulisan non muslim, atau bahkan mengalahkannya. Memang tiada mudah. Namun, bukankah kita memiliki 2 kekuatan istimewa. Do’a dan usaha adalah kekuatan kita. Marilah berjuang dengan 2 kekuatan ini !! karna mustahil adanya sebuah hasil tanpa bergerak dan berusaha. Ada seorang bijak mengatakan “ Orang-orang yang pintar di masa sekarang adalah orang-orang yang dulunya mau belajar.”


Mutiara itu indah. Dan adakah keindahan terbentuk begitu saja ? jawabannya tidak. Puluhan tahun ia lalui, tersakiti dan tersiksa oleh tekanan keras dari kerang. Mutiara tidak uncul tiba-tiba, melainkan telah melalui banyak hal hingga akhirnya ia terbaik. Santri-santri terdahulu telah membuktikan kejayaannya. Siapa santri berikutnya yang memiliki rasa dan sastra, sehingga mampu meperkenalkan cahaya islam kepada dunia ?, siapa santri berikutnya yang memiliki do’a dan usaha sehingga sebagian sesuatu menjadi indah di tangannya ?, siapa santri berikutnya yang namanya terkenal namun keeradaannya tersembunyi laksana mutiara ??

MASA DEPAN

Masa Depan, Lihat lah

2 hari yang lalu



UMDAH.CO-Melihat masa  depan bukanlah semata angan-angan. Karna itu, beralasan kalau melihat masa depan menjadi sebab kelalaian, adalah anggapan setengah akal.


Melihat masa depan juga bukan bermaksud melupakan hari-hari yang sedang atau telah terjadi. Hari ini atau kemarin, yang menemani dalam sejuk dan terik, dengan kenangan air mata dan garis senyum di bibir, dengan 2 hal ini, yang memaksa hati untuk mencintai apa yang telah berlalu, bagaimana pula mudah melupakannya.

Setiap kenangan ada kesan tersendiri. Ada air mata yang bercerita tentang lisan sedih. Juga ada bunga-bunga yang seolah mekar dalam hati kala gembira.


Kenangan yang bercerita tentang apa saja, meski pedih serta pahit adalah bagian dari hidup yang memiliki pengaruh. Bahkan salah satu jalan kesuksesan adalah menilik kenangan masa lalu. Baik sedih atau senang, keduanya berperan penting. Kalau sedih menciptakan air mata, maka air mata adalah alasan untuk pantang menyerah. Kalau senang kadang memberi lalai, janganlah lupa ! ada juga syukur yang terkadang datang. Pantang menyerah setelah gagal dan syukur setelah berhasil adalah 2 sayap untuk bisa terbang kemana saja. Maka memilihlah dan terbanglah !!!


Masa lalu bukanlah hanya berarti telah berlalu. Hati masih menyimpan cinta padanya. Memori akal masih merekamnya. Namun demikian, terpuruk pada masa lalu pun ada salahnya seperti putus cinta. Menangis karnanya menjadi pembeku impian kesuksesan. Aksi penyemangat perlu di tumubhkan membentuk pola baru menuju langkah baru. Hal ini akan terealisir dengan membuka dan melihat jendela masa depan.

Perhatian jiwa pada masa depan, menentukan langkah di masa sekarang. Orang tua berpeluh keringat demi anak tersayang bukanlah sikap tanpa alasan. Selain cinta yang ia punya, juga karna satu harapan “ Anakku bahagia”.


Kita semua mengiginkan masa depan yang bahagia. Tentu kebahagian tidak datang dengan sendirinya. Melainkan usaha sebagai faktor pembentuk biji-biji hingga akhirnya bernama pohon yang menjulang tinggi adalah salah satu syarat membentuk hidup yang bahagia.


Jangan menangis kalau rindu anak menyiksa ! Jangan bersedih kalau cobaan senantiasa ada ! Andai usaha hidup adalah cahaya langit, maka kita butuh rindu sebagai hujan untuk melihat plangi.

Mutiara itu indah. Dan adakah keindahannya terbentuk begitu saja ? jawabannya tidak. Puluhan tahun ia lalui, tersakiti dan tersiksa oleh tekanan kuat dari kerang. Mutiara tidak muncul tiba-tiba melainkan dengan tekanan-tekanan keras dari kerang ia terbentuk.


Mencari bahagia adalah mencari kemenangan hidup. Layaknya pertempuran, setiap menang atau kalah strategilah penentunya.


Dan strategi jitu perjalanan hidup adalah dengan menyadari bahwa kita seorang pengembara. Mereka selalu punya tujuan, yakni pulang kampung halaman. Karna itu, mereka memiliki satu ambisi “Kalau pergi umpama besi berkarat, maka ketika pulang aku besi yang telah terbentuk dan bernilai”. Tak hanya itu, mereka juga selalu punya rasa rindu, cinta, dan kasih sayang. Setiap jauh dari kekasih, bukankah membuahkan rindu ? Setiap rindu yang hadir tanpa alasan, bukankah itu cinta ? Setiap cinta yang ada, bukankah membentuk kasih sayang pada yang di cintai ?


Yah, beginilah hidup, sebagai pengembara. Dan kampung halaman adalah masa depannya. Masa depan tanpa batas waktu. Bukan uang banyak atau istri cantik. Melainkan dinding-dinding permata, jalan dari emas, mahkota dan kerajaan yang di tawarkan oleh surga. Hmm surga. Disanalah kampung halaman kita sebagai pengembara. Disanalah rindu, cinta dan kasih sayang kita tertuju.


“Lihatlah masa  depan !”

HAIDH

Cara Mudah Menghitung Haidh

14 jam yang lalu


Deskripsi Masalah :


Haid adalah darah yang keluar dari rahim perempuan melalui vagina, minimal umur seorang wanita yang sudah mengeluarkan darah haid adalah 9 tahun ( Tahun Qamariah ). Haidh yang keluar kadang -kadang sehari 3 jam misalnya, lalu keluar lagi dihari berikutnya.


Pertanyaan :


Bagaimana cara mengetahui batas minimal dan maksimal keluar darah yang dikategorikan dalam darah haidh ?


Jawaban :


1. Batas Minimal Haidh


Minimal waktu haid adalah sehari semalam ( 24 Jam ) dengan ketentuan darah tersebut keluar secara ittisal ( terus menerus ), maksud ittisal disini jika seandainya dimasukkan kapas kedalam vagina maka kapas itu akan kotor dengan darah, bukan maksud ittisal disini adalah darah tersebut mesti keluar banyak sehingga perlu dicuci.


2. Batas Maksimal Haidh


Maksimal waktu haid adalah 15 hari dan 15 malam ( 360 jam ), tidak ada ketentuan harus ittisal pada poin ini , boleh ittisal boleh tidak, akan tetapi jika darah tersebut keluar tidak ittisal maka masa yang keluar haid dalam jangka 360 jam harus ada minimal 24 jam saat dijumlahkan.


Misalnya : Keluar darah tanggal 1 adalah 5 jam lalu bersih, tanggal 6 adalah 5 jam lalu bersih, tanggal 11 adalah 5 jam lalu bersih, tanggal 14 adalah 9 jam lalu bersih, maka ini adalah darah haid karena saat dijumlahkan hasilnya 24 jam darah keluar dalam kurun waktu 15 hari.


jika darah yang keluar tidak ittisal ( dalam jangka 360 jam ) tidak mencapai batas minimal ( 24 jam )maka ini bukan darah haid tetapi darah fasid.


Misalnya : Keluar darah tanggal 1 adalah 5 jam lalu bersih, tanggal 6 adalah 5 jam lalu bersih, tanggal 11 adalah 5 jam lalu bersih, tanggal 15 adalah 5 jam lalu bersih, maka ini bukan darah haid karena saat dijumlahkan hasilnya 20 jam darah keluar dalam kurun waktu 15 hari.


Referensi :



(باب الحيض) وما يذكر معه من الاستحاضة والنفاس (أقل سنه تسع سنين) قمرية تقريبا، فلو رأت الدم قبل تمام التسع بما لا يسع

حيضا وطهرا فهو حيض، أو بما يسعهما فلا. (وأقله) زمنا (يوم وليلة) أي قدر ذلك متصلا كما يؤخذ ذلك من مسألة تأتي آخر الباب. (وأكثره خمسة عشر) يوما (بلياليها) وإن لم يتصل أخذا من المسألة الآتية، وغالبه ستة أو سبعة كل ذلك بالاستقراء من الإمام الشافعي – رضي الله عنه – (وأقل طهر بين الحيضتين) زمنا (خمسة عشر) يوما لأن الشهر لا يخلو عادة عن حيض وطهر، وإذا كان أكثر الحيض خمسة عشر يوما لزم أن يكون أقل الطهر كذلك


Kanzu al-Raghibin syarah Minhaj Hal 99 Juz 1 Cet Dar Ihya.


(قوله: وأقله) أي الحيض.

وقوله: يوم وليلة أي قدرهما مع اتصال الحيض، وهو أربع وعشرون ساعة.

والمراد بالاتصال أن يكون نحو القطنة بحيث لو أدخل تلوث، وإن لم يخرج الدم إلى ما يجب غسله في الاستنجاء.

(قوله: وأكثره) أي الحيض.

وقوله: خمسة عشر يوما أي بلياليها، وإن لم يتصل، لكن بشرط أن تكون أوقات الدماء مجموعها أربع وعشرون ساعة فإن لم يبلغ مجموعها ما ذكر كأن دم فساد، وهو مع نقاء تخلله حيض،


Ianatutthalibin Hasyiah Fathul Muin Hal 72 Juz 1 Cet Haramain.

Kunjungi website

Pengantin baru

Doa Pengantin Baru di Malam Pertama

13 jam yang lalu




Sebelum pengantin baru melakukan hubungan badan untuk malam pertama, pengantin pria dianjurkan untuk membaca bismillâh dan juga mengusap rambut di bagian depan sang mempelai perempuan. Ketika mereka berjumpa untuk pertama kali di kamar pengantin mereka, mempelai pengantin pria dianjurkannya untuk membaca doa sebagai berikut ini.



بَارَكَ اللهُ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنَّا فِي صَاحِبِه



Bârakallâhu likulli wâhidin minnâ fî shâhibih.

Artinya, “Semoga Allah SWT memberkahi setiap kita semuanya.”

Setelah itu, mempelai pengantin pria dianjurkan membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagai berikut ini.


اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ 

مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ 

 شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ



Allâhumma innî as’aluka khairahâ wa khairamâ jabaltahâ alaih. Wa a‘ûdzubika min syarrihâ wa syarrimâ jabaltahâ alaih.

Artinya, “Ya Tuhanku, kepada-Mu saya memohon kebaikan dari istriku dan juga kebaikan sifat yang engkau ciptakan untuknya. Aku berlindung kepada-Mu dari setiap keburukan istriku dan juga dari keburukan sifat yang engkau ciptakan untuknya.”

Doa untuk pengantin baru ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Suni, dan juga perawi lainnya dari Amr bin Syu‘aib dari sang ayah, dari kakeknya, dari Rasulullah SAW. Doa ini dicantumkan juga oleh Imam An-Nawawi dalam karyanya fenomenalnya Al-Adzkar